Menu

Wawali Buka Musrenbangda Kota Denpasar Tahun 2014

  • Senin, 24 Maret 2014
  • 1127x Dilihat

Dibutuhkan  Peranserta Masyarakat Guna Memperkuat Ketahanan Ekonomi

Sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa Pemerintah Daerah wajib menyusun dan menetapkan dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan Rencana Kerja Pembanguna Daerah (RKPD) yang mana proses dan tahapan pembahasannya dimulai dari pelaksanaan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam menyempurnakan RKPD Kota Denpasar sebelum ditetapkan menjadi dokumen perencanaan pembangunan. Demikian ditegaskan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara saat membacakan sambutan Walikota Denpasar, dalam acara Pembukaan Musrenbangda Kota Denpasar Tahun 2014, Senin (24/3) di ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar. Hadir dalam acara tersebut,  Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Unsur Forum Komunikasi  Pimpinan Daerah, para Rektor Universitas yang ada di Denpasar, Staf Ahli Setda Kota Denpasar, Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, serta Instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan, harus disadari bersama bahwa penyelenggaraan pembangunan di suatu daerah bukanlah tanggung jawab pemerintah saja, namun dibutuhkan peran serta dari masyarakat sebagai bagian dari pilar pembangunan daerah. Sesuai dengan tema yang mengandung makna bahwa melalui peningkatan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat Kota Denpasar dalam keseluruhan proses pembangunan serta dapat terciptanya efek lanjutan terhadap aktifitas perekonomian masyarakat terhadap setiap investasi yang ditanam oleh Pemerintah dan kalangan swasta, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kemajuan perekonomian dan daya saing daerah menghadapi era globalisasi saat ini. “Saya berharap pelaksanaan musrenbang ini, dapat melibatkan partisipasi dari segenap lapisan masyarakat, semua program dan kegiatan yang dirancang agar mengacu dan berorientasi pada pencapaian visi dan misi sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat menanggulangi permasalahan yang mendesak, serta mampu mengembangkan bentuk-bentuk kegiatan kreatif dan inovatif yang dapat memberikan nilai tambah sehingga berdampak pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat”, kata Jaya Negara.

Anggota Kelompok Ahli Kota Denpasar, I Wayan Griya, yang ditemui disela-sela acara mengatakan, bahwa musrenbang yang dirancang tahun 2014 menuju perencanaan tahun 2015 sangat penting dan strategis bagi Pemerintah Kota Denpasar. Itu berarti  akan mengakhiri suatu jangka waktu 5 tahun,  sebagai titik tolak melaju maju ke tahun 2015sampai tahun 2020, dan ini merupakan event tahun terakhir dipersiapkan. “Kami bergembira Pemerintah Kota Denpasar bisa mencapai prestasi yang luar biasa, Kota Denpasar adalah kota yang amat cerdas merespon peluang, bukan saja menguatkan basis desa, banjar, kecamatan, dan kota, namun bagaimana juga membangun network yang cerdas, konstruktif, dengan pemerintah provinsi, pusat  bahkan peluang-peluang yang dibukakan oleh dunia. Kita mengapresiasi bahwa di Indonesia ada dua kota yang menjadi anggota tetap The Organization of World Heritage Cities (OWHC) salah satunya adalah  Kota Denpasar, ini sangat luar biasa”, kata Geriya.

Sementara Ketua Panitia, I Gst Agung Putu Ratnata mengatakan, musrenbang ini dilaksankan selama 3 hari dimulai dari tanggal 24-26 Maret 2014, dari hasil musrenbangda ini diharapkan adanya rumusan keputusan dan ketetapan arah kebijakan, prioritas pembangunan dan plafon atau pagu anggaran Tahun anggaran 2015 berdasarkan fungsi dan kewenangan SKPD serta daftar usulan kebijakan atau regulasi pada tingkat pemerintah kota, provinsi, dan pusat. (Ngurah HUMAS Dps).